Ironi Desa di Pemalang Miliki Sumber Mata Air Melimpah Warga Justru Beli Air Bersih,

Friday, 1 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

NEWSLINE.ID,PEMALANG
Sebuah keprihatinan mendalam menyelimuti kehidupan ribuan Kepala Keluarga (KK) di Desa Banyumudal ,Kecamatan Moga ,Kabupaten Pemalang,Jawa Tengah, Banyumudal sendiri menurut bahasa jawa artinya Air yang melimpah, akan tetapi di tengah kekayaan alam berupa mata air yang melimpah dengan dan debit air yang stabil sepanjang tahun, ribuan warga di desa ini justru masih kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari

Ditemukan fakta pahit bahwa sumber air yang berada di wilayah hukum Desa Banyumudal dan Moga ini justru telah berhasil dialirkan dan dinikmati oleh warga desa lain selama bertahun-tahun, karena mereka mampu membayar setoran air yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) Tirta Mulia Kabupaten Pemalang.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, warga Banyumudal sendiri hanya bisa menjadi penonton di tanah mereka sendiri, karena terhalang Medan dan Keterbatasan Anggaran, Syamsul Ma,arif warga Dusun Sikucibg, Desa Banyumudal menjelaskan bahwa letak geografis menjadi penghalang utama. Lokasi mata air berada di area yang cukup dalam dan curam, sementara pemukiman warga berada di dataran yang lebih tinggi.

“Kami memiliki mata air yang sangat besar, dan lebih dari 1 tempat,tetapi untuk menyalurkannya ke masyarakat, kami tidak memiliki anggaran yang memadai, sehingga untuk mendapatkan air bersih kami harus bayar bulanan,berlangganan PDAM, Kondisi alam yang mendaki membuat kami sangat kesulitan menaikkan air ke desa tanpa dukungan infrastruktur pompa yang mumpuni,” ujarnya, pada Jum,at ( 1/5 ).

Sementara itu, menurut Aktifis lingkungan hidup Pemalang, Andi Rustono desa Banyumudal tidak bisa menikmati air tersebut karena posisi geografis mereka lebih tinggi dari mata air,sehingga air bisa mengalir secara gravitasi (alami) tanpa butuh pompa ke desa lain,Selain itu, pengaliran tersebut juga telah dilakukan melalui mekanisme kesepakatan atau izin biaya teknis untuk menaklukkan medan yang mendaki tersebut jauh melampaui kemampuan Dana Desa yang ada saat ini.

Harapan Besar pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
Kondisi ini menjadi sebuah ironi yang mendesak untuk segera diselesaikan, Warga desa Banyumudal berharap agar pihak PDAM turun tangan memberikan bantuan teknis dan pendanaan pembangunan infrastruktur.

“Harapan kami PDAM bisa melihat langsung Kondisi di Desa Banyumudal, mereka sangat membutuhkan bantuan berupa instalasi pompa dan perpipaan agar air yang melimpah ini tidak hanya lewat, tapi benar-benar bisa masuk ke rumah-rumah warga,” tegasnya.

Warga berharap, dengan publikasi ini, mata air yang menjadi urat nadi kehidupan tersebut tidak lagi hanya menjadi pemandangan yang menyakitkan hati, melainkan menjadi berkah nyata yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Banyumudal dan Moga tanpa terkecuali.

Terpisah, Pjs Direktur PDAM Tirta Mulia Sarwo Edi, saat menerima beberapa perwakilan warga Desa Banyumudal di ruang kerjanya mengatakan,jika pihaknya berkomitmen membantu warga ke-dua Desa tersebut terkait dengan keluhan mereka

“Masyarakat bisa mengoptimalkan sumber daya yang ada,
Kalau misalnya butuh kajian dari kami, bisa dibantu tidak usah pakai biaya,tapi dengan catatan ada bantuan dari warga,
Prinsip kami tetep koperatif dan jika butuh tenaga,Kami siap karena kita harus berdampingan dengan Masyarakat,” tutupnya.( Ragil).

Penulis : Ragil Surono

Sumber Berita: Warga Desa Banyumudal

Berita Terkait

Jelang Pilkades Sungapan Suhu Politik Menghangat Waindun Serukan Pendukungnya Untuk Jaga Kerukunan Antar Warga
Sejumlah Warga Binaan Rutan Pemalang Ikuti KBM Kejar Paket Dengan Didampingi Peserta MagangHub Kemenaker
Perkuat Layanan Kebencanaan , BPBD Pemalang Gelar Konsultasi Publik dan Serap Aspirasi Masyarakat
BPBD Pemalang Imbau Warga Pakai Masker Terkait Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekedar Kumpul! Keluarga Besar SMPN 1 Petarukan Rajut Silaturahmi Kekompakan Makin Erat
Ringan Tangan Bantu Warga Berujung Waindun Didesak Maju Pilkades Sungapan
Dapur MBG Beji Dua Bantah Cemari Saluran Irigasi Lahan Petani,Limbah Disaring Terlebih Dahulu Sebelum Dibuang,
Bangun Desa Sewaka Bersama Risyanto Kerja Nyata Tanpa Ragu
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 16:20 WITA

Jelang Pilkades Sungapan Suhu Politik Menghangat Waindun Serukan Pendukungnya Untuk Jaga Kerukunan Antar Warga

Tuesday, 15 September 2026 - 11:14 WITA

Sejumlah Warga Binaan Rutan Pemalang Ikuti KBM Kejar Paket Dengan Didampingi Peserta MagangHub Kemenaker

Tuesday, 8 September 2026 - 15:14 WITA

Perkuat Layanan Kebencanaan , BPBD Pemalang Gelar Konsultasi Publik dan Serap Aspirasi Masyarakat

Monday, 7 September 2026 - 21:00 WITA

BPBD Pemalang Imbau Warga Pakai Masker Terkait Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sunday, 6 September 2026 - 12:11 WITA

Bukan Sekedar Kumpul! Keluarga Besar SMPN 1 Petarukan Rajut Silaturahmi Kekompakan Makin Erat

Berita Terbaru