Ironis di Pusat Kota ,Saat Gerombolan Pengemis Melenggang Bebas di Dekat Kantor Bupati Pemalang

Friday, 17 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

NEWSLINE.ID, PEMALANG – Kawasan Masjid Agung Kabupaten Pemalang yang seharusnya menjadi tempat ibadah yang khusyuk dan damai, kini diwarnai pemandangan dilematis. Serbuan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang semakin marak memicu keluhan warga dan jemaah karena dianggap mengganggu ketertiban dan kenyamanan umum.

Setiap memasuki hari Jumat Kliwon dalam acara khusus Kliwonan area pelataran hingga pintu masuk Masjid Agung dipadati oleh puluhan peminta-minta.

Tidak hanya orang tua, fenomena ini turut melibatkan anak-anak di bawah umur. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, aktivitas ini tak jarang beroperasi hingga ke ruas jalan yang merupakan jalur cepat di sekitar lokasi, memicu kerawanan lalu lintas.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah jemaah mengaku risau dengan kehadiran mereka. Beberapa pengemis bahkan dilaporkan kerap memaksa dan mengetuk kaca mobil jemaah saat ketika kendaraan hendak masuk ke area parkir masjid.

Warto ( 50 ) Seorang pengemudi yang menghantarkan rombongan jama’ah dari desa Mengori, mengaku bahwa gerombolan pengemis tersebut, setiap hari Jum’at Kliwon pada acara pengajian rutinan tersebut, membuat pemandangan tidak indah,

“Disamping menggangu para jamaah, gerombolan pengemis tersebut menganggu keindahan kota Pemalang yang berslogan diantaranya indah komunikatif tersebut,” ungkapannya, pada Jum’at ( 17/7 ).

Praktik mengemis di area publik terutama, jelas melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang terkait Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3).

Kabid Trantibumlinmas satpol PP Pemalang Agus Sarwono,saat dikonfirmasi membenarkan semaraknya pengemis, pada setiap acara pengajian Kliwonan tersebut

” Iya ternyata, tadi saya jalan kaki lewat depan masjid ternyata banyak pengemis, terimakasih sorotannya, nanti tak koordinasikan sama masjid agung dulu dan ini kami lagi koordinasi dengan pihak Dinsos juga,” ungkapnya.

Dilema Sosial dan Budaya Sedekah

Fenomena maraknya pengemis di masjid Agung, yang notebene berjarak hanya beberapa meter saja dari kantor Satpol PP dan kantor Bupati Pemalang,
memunculkan perdebatan moral di kalangan masyarakat. Di satu sisi, Islam sangat menganjurkan sedekah. Namun di sisi lain, memberikan uang secara langsung di jalan raya justru menyuburkan praktik eksploitasi dan menjamurnya pengemis musiman.

Pemerintah Daerah melalui instansi terkait mengimbau masyarakat agar menyalurkan donasinya melalui kotak amal resmi masjid atau lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), ketimbang memberikannya langsung di jalan. Langkah ini dinilai lebih tepat sasaran dan membantu menekan angka Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kabupaten Pemalang.
Langkah Tegas dan Pembinaan .( Ragil).

Penulis : Ragil Surono

Sumber Berita: Liputan di lapangan

Berita Terkait

Jelang Pilkades Sungapan Suhu Politik Menghangat Waindun Serukan Pendukungnya Untuk Jaga Kerukunan Antar Warga
Sejumlah Warga Binaan Rutan Pemalang Ikuti KBM Kejar Paket Dengan Didampingi Peserta MagangHub Kemenaker
Perkuat Layanan Kebencanaan , BPBD Pemalang Gelar Konsultasi Publik dan Serap Aspirasi Masyarakat
BPBD Pemalang Imbau Warga Pakai Masker Terkait Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekedar Kumpul! Keluarga Besar SMPN 1 Petarukan Rajut Silaturahmi Kekompakan Makin Erat
Ringan Tangan Bantu Warga Berujung Waindun Didesak Maju Pilkades Sungapan
Dapur MBG Beji Dua Bantah Cemari Saluran Irigasi Lahan Petani,Limbah Disaring Terlebih Dahulu Sebelum Dibuang,
Bangun Desa Sewaka Bersama Risyanto Kerja Nyata Tanpa Ragu
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 16:20 WITA

Jelang Pilkades Sungapan Suhu Politik Menghangat Waindun Serukan Pendukungnya Untuk Jaga Kerukunan Antar Warga

Tuesday, 15 September 2026 - 11:14 WITA

Sejumlah Warga Binaan Rutan Pemalang Ikuti KBM Kejar Paket Dengan Didampingi Peserta MagangHub Kemenaker

Tuesday, 8 September 2026 - 15:14 WITA

Perkuat Layanan Kebencanaan , BPBD Pemalang Gelar Konsultasi Publik dan Serap Aspirasi Masyarakat

Monday, 7 September 2026 - 21:00 WITA

BPBD Pemalang Imbau Warga Pakai Masker Terkait Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sunday, 6 September 2026 - 12:11 WITA

Bukan Sekedar Kumpul! Keluarga Besar SMPN 1 Petarukan Rajut Silaturahmi Kekompakan Makin Erat

Berita Terbaru