Kuranganya Sarana dan Prasarana di Kantor Disnaker Pemalang Menjadi Kendala Bagi Para Pencari Kerja

Tuesday, 27 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Pemalang,Newsline.id- Pelayanan pembuatan Pencari Kerja atau AK-1 di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) masih terkendala karena kurangnya sarana dan prasarana yang memadai. Hambatan ini meliputi kurangnya ruang tunggu yang nyaman, komputer dan printer yang tidak memadai, menyebabkan proses pembuatan kartu kuning menjadi lambat dan kurang efektif.

Hal ini diakui Winarno salah satu kepala bidang di kantor Disnaker Pemalang, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, pada Selasa ( 27/5)

“Dengan jumlah pemohon kartu pencari kerja menggunakan sistem online untuk pendaftaran terkendala beberapa hal seperti, lambatnya sinyal internet atau kurangnya akses internet hambatan pelayanan kepada masyarakat,Sebetulnya Sarana dan prasarana cukup, apabila jumlah pencaei kerjanya standar, tapi karena saat ini pencaker sedang overload jadi terlihat kurang,” tutut Winarno.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya menambahkan jika jumlah sarana komputer penyimpanan data bagi para pemohon kartu pencari kerja juga dirasakan perlu penambahan unit,

” Masyarakat yang mengajukan permohonan kartu pekerja atau AK-1 memang menggunakan antrian pencetakan,tapi bagi yang kehabisan nomor antrian tetap dilayani sampai selesai asal sabar menunggu nomor antrian,Dalam sehari saat ini pelayanan kartu pencari kerja mencapai 200 pemohon, akan tetapi komputer penyimpanan data kurang memadai dalam hal jumlah, akhirnya kita menggunakan sistem manual,” tutupnya.

Hasil pantauan di lokasi sekitar Kantor Disnaker Pemalang menunjukan prosedur pembuatan kartu kuning secara online masih banyak masyarakat bingung dan kesulitan dalam proses pengurusan.

Seperti yang dialami Reva Margita ( 18 ) warga Kemamang Desa Surajaya Kecamatan Pemalang, Dirinya mengaku sudah bolak balik ke Disnaker untuk mendapatkan kartu pekerja selama 3 hari akan tetapi belum mendapatkannya,

“Tiga hari ini saya bolak balik, karena dari kemarin kesiangan ngga bisa dapat nomor antrian, karena habis dan nomor yang dibatasi kurang tahu kata orang-orang yang disini suruh pulang saja, hari ini ke-3 kalinya saya datang ke Disnaker,untuk mendapatkan nomor antrian perlu waktu tiga hari,” keluhnya.

Hal sama juga dikeluhkan oleh Zafani (17 ) Warga Jebed utara kecamatan Taman, dirinya mengaku antrian panjang dari para pemohon kartu kerja yang jumlahnya mencapai ratusan orang, pelayanan dirasakan kurang.

“Antriannya panjang pelayanannya kurang sat- set, soalnya kan banyak pelamar baru, harapanya lebih cepat lagi lebih efisien bisa melayani dengan cepat pokoknya,” pintanya.

Dampak
Kendala kurangnya sarana dan prasarana pada kantor Disnaker Pemalang, menyebabkan antrian panjang, dan proses pembuatan yang lambat,serta ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan.

Disnaker nampaknya perlu meningkatkan sarana dan prasarana, seperti menyediakan ruang tunggu yang nyaman, komputer dan printer yang memadai, serta memastikan akses internet yang stabil.( Ragil).

Berita Terkait

Jelang Pilkades Sungapan Suhu Politik Menghangat Waindun Serukan Pendukungnya Untuk Jaga Kerukunan Antar Warga
Sejumlah Warga Binaan Rutan Pemalang Ikuti KBM Kejar Paket Dengan Didampingi Peserta MagangHub Kemenaker
Perkuat Layanan Kebencanaan , BPBD Pemalang Gelar Konsultasi Publik dan Serap Aspirasi Masyarakat
BPBD Pemalang Imbau Warga Pakai Masker Terkait Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekedar Kumpul! Keluarga Besar SMPN 1 Petarukan Rajut Silaturahmi Kekompakan Makin Erat
Ringan Tangan Bantu Warga Berujung Waindun Didesak Maju Pilkades Sungapan
Dapur MBG Beji Dua Bantah Cemari Saluran Irigasi Lahan Petani,Limbah Disaring Terlebih Dahulu Sebelum Dibuang,
Bangun Desa Sewaka Bersama Risyanto Kerja Nyata Tanpa Ragu
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 15 September 2026 - 16:20 WITA

Jelang Pilkades Sungapan Suhu Politik Menghangat Waindun Serukan Pendukungnya Untuk Jaga Kerukunan Antar Warga

Tuesday, 8 September 2026 - 15:14 WITA

Perkuat Layanan Kebencanaan , BPBD Pemalang Gelar Konsultasi Publik dan Serap Aspirasi Masyarakat

Monday, 7 September 2026 - 21:00 WITA

BPBD Pemalang Imbau Warga Pakai Masker Terkait Dampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau

Sunday, 6 September 2026 - 12:11 WITA

Bukan Sekedar Kumpul! Keluarga Besar SMPN 1 Petarukan Rajut Silaturahmi Kekompakan Makin Erat

Saturday, 5 September 2026 - 17:05 WITA

Ringan Tangan Bantu Warga Berujung Waindun Didesak Maju Pilkades Sungapan

Berita Terbaru