Newsline.id, Pemalang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pemalang kembali menjadi tujuan studi tiru dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pada Sabtu, 27 September 2025, Rutan Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan studi tiru yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, bersama rombongan sebanyak 20 orang yang terdiri dari pejabat struktural dan pegawai.
Rombongan Rutan Jepara disambut secara langsung oleh Kepala Rutan Pemalang, Nur Febrianto, beserta jajaran. Acara diawali dengan sesi pembukaan yang dilanjutkan dengan sharing knowledge mengenai strategi, inovasi, serta praktik baik yang telah berhasil diterapkan oleh Rutan Pemalang dalam mendukung pembangunan Zona Integritas. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Pemalang menekankan pentingnya komitmen, sinergi, dan konsistensi seluruh pegawai dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari korupsi dan mengedepankan pelayanan prima bagi masyarakat.
Usai pemaparan, kegiatan berlanjut dengan peninjauan langsung ke lapangan. Rombongan Rutan Jepara berkesempatan melihat secara dekat berbagai sarana, inovasi pelayanan, serta sistem tata kelola yang sudah diterapkan di Rutan Pemalang. Area yang ditinjau antara lain pelayanan kunjungan, dapur, layanan kesehatan, hingga fasilitas pembinaan warga binaan. Pada setiap titik, rombongan mendapatkan penjelasan teknis terkait mekanisme kerja, inovasi unggulan, dan standar pelayanan yang menjadi pedoman dalam mewujudkan WBK dan WBBM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui studi tiru ini, Rutan Jepara berharap dapat mengadopsi pengalaman serta praktik baik yang telah dilaksanakan oleh Rutan Pemalang sebagai langkah mempercepat pembangunan Zona Integritas. Sementara itu, Kepala Rutan Pemalang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.
” Terimakasih atas kepercayaan dari pihak Rutan Jepara, atas kegiatan ini sebagai wadah berbagi pengalaman untuk bersama-sama membangun birokrasi pemasyarakatan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik” katanya.( Ragil).








