Dindikpora Pemalang Bantah Campur Tangan Pemberangkatan Atlet di Ajang POPDA Jateng

Thursday, 3 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWSLINE.ID, PEMALANG – Pemberangkatan atlet tenis meja Kabupaten Pemalang untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah, menjadi sorotan. Muncul dugaan adanya permainan orang dalam dalam proses penentuan atlet yang diberangkatkan.

Namun, kabar tersebut dibantah langsung Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang.
Isu yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa atlet peraih juara 1 tingkat kabupaten digantikan oleh juara 3.

“IInformasi tersebut tidak benar, yang diberangkatkan ke Popda Jateng bernama Faiq bukanlah juara 3, melainkan peraih juara 1 Popda tingkat SD Kabupaten Pemalang tahun 2025, yang saat ini sudah naik ke jenjang SMP. Sementara itu, atlet yang tidak diberangkatkan yaitu Fiqi Qubaela merupakan peraih juara 1 Popda tingkat SMP tahun 2025,” Jelas Kabidpora Atik Pranoto

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan untuk mengirimkan Faiq sebagai perwakilan Kabupaten Pemalang diambil setelah melalui hasil evaluasi mendalam oleh tim panitia pelaksana. Dindikpora juga menekankan bahwa merujuk pada petunjuk teknis resmi Popda, predikat juara pertama di tingkat kabupaten tidak secara otomatis menjamin keberangkatan mutlak seorang atlet untuk mewakili daerah di tingkat provinsi.

Polemik ini sebelumnya sempat memicu kegaduhan dan kritik tajam dari netizen di media sosial. Hal itu terjadi akibat kurangnya komunikasi awal serta transparansi informasi mengenai alasan pemilihan atlet yang akan dikirim mewakili Kabupaten Pemalang.

Dindikpora berharap dengan adanya klarifikasi ini tidak ada lagi kesalahpahaman di masyarakat terkait proses pemberangkatan atlet dan dapat mendukung bersama prestasi olahraga Kabupaten Pemalang di tingkat provinsi.

Sorotan terhadap kontingen tenis meja Pemalang mencuat setelah beredar pertanyaan di kalangan masyarakat maupun pemerhati olahraga terkait proses seleksi dan penentuan atlet yang berhak mewakili daerah dalam ajang POPDA Jawa Tengah,

Isu tersebut kemudian berkembang menjadi dugaan adanya campur tangan pihak tertentu atau yang kerap disebut sebagai orang dalam dalam proses pemberangkatan atlet.
Namun demikian, tudingan tersebut tidak serta-merta dapat dianggap sebagai fakta. Diperlukan penjelasan dan data yang jelas mengenai mekanisme seleksi, dasar penetapan atlet, hingga proses administrasi pemberangkatan kontingen. ( Ragil).

Penulis : Ragil Surono

Sumber Berita: Dindikpora Pemalang

Berita Terkait

Bangga! Pesilat Muda SMP 1 Petarukan Siap Harumkan Nama Pemalang di Kejurda Jateng
Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila
Indonesia Patriots Siap Hadapi IBL Musim 2025
Maybank Marathon 2025: Perpaduan Olahraga, Budaya, dan Pesona Bali
Fenomena Fitness Influencer: Antara Motivasi dan Realita
5 Tips Menjaga Motivasi Olahraga di Tengah Rutinitas Padat
Garuda Latihan di Bali: Timnas Indonesia Panaskan Mesin Jelang Duel Kontra China dan Jepang
Jelang Puncak HBP Ke -61 Pemasyarakatan Se -Eks Karesidenan Pekalongan,Ikuti Mini Soccer
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 3 September 2026 - 13:56 WITA

Dindikpora Pemalang Bantah Campur Tangan Pemberangkatan Atlet di Ajang POPDA Jateng

Friday, 26 June 2026 - 09:39 WITA

Bangga! Pesilat Muda SMP 1 Petarukan Siap Harumkan Nama Pemalang di Kejurda Jateng

Monday, 1 June 2026 - 11:51 WITA

Lapas Kendal Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila

Tuesday, 2 September 2025 - 11:22 WITA

Indonesia Patriots Siap Hadapi IBL Musim 2025

Saturday, 23 August 2025 - 12:59 WITA

Maybank Marathon 2025: Perpaduan Olahraga, Budaya, dan Pesona Bali

Berita Terbaru