Newsline.id, Pemalang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ormas 234 SC (Solidarity Community) Kabupaten Pemalang beri apresiasi terhadap upaya penegakan peraturan daerah yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Pernyataan itu disampaikan dalam audiensi antara pengurus 234 SC dan Kasatpol PP Pemalang, menyusul razia lokalisasi di wilayah Terminal Bus Calam pada Rabu malam (1/10).
Ketua DPC 234 SC Pemalang, Yogo Darminto, memberi apresiasi atas tindakan Satpol PP yang berhasil mengamankan lima pekerja seks komersial (PSK) dan seorang pria dalam operasi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yogo menilai razia itu merupakan langkah penting untuk menekan praktik penyakit masyarakat di kawasan Pantura.
“Kami mendukung penuh kinerja Satpol PP. Namun penertiban harus menyeluruh, tidak cukup hanya menutup satu titik. Masih ada sejumlah lokasi yang perlu ditertibkan, seperti jalur Lingkar Utara Pantura, Comal Baru, dan Sumber,” ujar Yogo, Jumat (3/10/2025).
Menurut Yogo, 234 SC akan mengirimkan surat resmi kepada Bupati Anom Widiyantoro dan Ketua DPRD Kabupaten Pemalang untuk meminta audiensi.
Surat tersebut dimaksudkan sebagai bentuk dukungan institusional sekaligus permintaan agar penegakan perda didukung secara anggaran dan fasilitas.
Yogo menegaskan, pentingnya penyelenggaraan penertiban yang transparan dan tidak berpihak.
“Penutupan tempat prostitusi jangan sampai memberi kesan tebang pilih. Kami berharap tidak muncul dugaan adanya bekingan atau perlakuan berbeda terhadap lokasi lain,” tambahnya.
Sementara itu, Satpol PP Pemalang belum memberikan keterangan resmi terkait rencana tindak lanjut setelah razia di Calam.
Pihak 234 SC berharap audiensi dengan kepala daerah dan pimpinan DPRD segera dijadwalkan untuk membahas langkah penertiban yang lebih komprehensif.( Ragil).
Penulis : Ragil Surono









