Jakarta,Newsline.id- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali tegaskan komitmennya dalam mengelola Barang Milik Negara (BMN) secara transparan, tertib, professional, dan akuntabel. Pada Kamis (10/7), Tim Pengelola BMN melaksanakan kegiatan opname fisik berkala terhadap barang persediaan sebagai bagian dari pengawasan internal sekaligus langkah nyata efisiensi penggunaan aset negara.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dan kondisi fisik barang di lapangan. Selain itu, langkah ini juga bertujuan mencegah penumpukan barang yang tidak terpakai, memperpanjang usia guna, serta menjamin barang digunakan sesuai peruntukannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kalapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyampaikan bahwa tata kelola BMN merupakan bagian integral dari upaya membangun lembaga pemasyarakatan yang akuntabel.
“Kami tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan dan pengamanan, tetapi juga memastikan bahwa setiap aset negara yang ada di Lapas Cipinang digunakan secara efisien dan bertanggung jawab. Ini adalah bentuk konkret komitmen kami terhadap transparansi dan integritas,” tegasnya.
Lis Susanti, Kepala Bagian Tata Usaha, menambahkan bahwa seluruh proses pencatatan dan pelaporan telah terintegrasi dengan aplikasi Sistem Akuntansi Instansi (SAKTI) dari Kementerian Keuangan. “Dengan sistem ini, setiap pergerakan barang dapat dimonitor secara real-time dan terdokumentasi dengan baik. Akurasi data menjadi prioritas untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat,” jelasnya.
Sementara itu, Waris, petugas gudang Lapas Cipinang, menjelaskan bahwa opname dilakukan dengan menelusuri satu per satu kondisi fisik barang dan mencocokkannya dengan daftar administrasi. “Jika ditemukan barang rusak, tidak layak pakai, atau tidak sesuai kebutuhan, langsung kami usulkan untuk proses penghapusan atau pengalihan fungsi sesuai prosedur,” ujarnya.
Langkah ini merupakan bentuk konsistensi Lapas Cipinang dalam menjaga efisiensi anggaran dan optimalisasi aset negara. Tahun sebelumnya, Lapas Cipinang juga telah meraih penghargaan sebagai satuan kerja dengan pengelolaan BMN terbaik di wilayah kerja KPKNL Jakarta IV, sebuah pengakuan atas kinerja pengelolaan aset yang profesional dan berintegritas.
Dengan pelaksanaan opname berkala dan efisiensi pengelolaan barang persediaan, Lapas Cipinang menegaskan diri sebagai institusi pemasyarakatan yang tidak hanya unggul dalam pembinaan Warga Binaan, tetapi juga melaksanakan pengelolaan BMN yang akuntabel, dan mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih.( Ragil)









