NEWSLINE.ID,JAKARTA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali catatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan negara. Melalui evaluasi pelaksanaan anggaran Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta V, Lapas Cipinang berhasil meraih tiga penghargaan pada kategori satuan kerja dengan pagu sedang.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan anggaran di Lapas Cipinang tidak hanya berorientasi pada penyerapan, tetapi juga mengedepankan kualitas perencanaan, ketepatan pelaksanaan program, serta akuntabilitas dalam menghadirkan pelayanan dan pembinaan yang berdampak bagi Warga Binaan.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran dalam membangun budaya kerja yang disiplin, transparan, dan berorientasi hasil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Prestasi ini bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi cerminan komitmen seluruh jajaran dalam menjaga tata kelola anggaran yang profesional dan akuntabel. Setiap rupiah anggaran negara harus mampu diterjemahkan menjadi pelayanan dan pembinaan yang memberikan manfaat nyata,” tegas Wachid saat memasang penghargaan tersebut pada Wall of Fame Lapas Cipinang di lobi utama Gedung 1, Jumat (5/6).
Menurutnya, penempatan penghargaan tersebut menjadi simbol sekaligus pengingat bagi seluruh pegawai untuk terus menjaga budaya prestasi dan kualitas pelayanan.
“Wall of Fame ini bukan hanya tempat menyimpan penghargaan, tetapi ruang pengingat bahwa setiap capaian lahir dari kerja keras, integritas, dan tanggung jawab bersama. Prestasi hari ini harus menjadi motivasi untuk memberikan kinerja yang lebih baik ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha, Ari Budiningsih, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari penguatan tata kelola, koordinasi lintas bidang, serta evaluasi pelaksanaan anggaran yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami terus memastikan proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban anggaran berjalan sesuai target kinerja organisasi. Monitoring dan kedisiplinan administrasi menjadi kunci agar anggaran dikelola secara efektif, tepat sasaran, dan akuntabel,” jelas Ari.
Senada dengan hal tersebut, Lis Susanti, yang pada Tahun Anggaran 2025 menjabat sebagai Tim pelaksana anggaran dan kini menjabat Kepala Bidang Kegiatan Kerja, menegaskan bahwa pengelolaan anggaran yang baik harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan.
“Pengelolaan anggaran bukan hanya memenuhi aspek administrasi, tetapi memastikan setiap program dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata, baik dalam pelayanan publik maupun pembinaan Warga Binaan,” ujarnya.
Prestasi ini semakin memperkuat komitmen Lapas Cipinang dalam membangun tata kelola organisasi yang profesional, modern, dan berorientasi hasil sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Melalui capaian tersebut, Lapas Cipinang terus menghidupkan semangat Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA, dengan memastikan pengelolaan anggaran tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi benar-benar menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, dan kepercayaan publik terhadap pemasyarakatan. ( Ragil).
Penulis : Ragil Surono
Sumber Berita: Lapas Cipinang








