Lapas Cipinang Terapkan Pembinaan Berbasis Asesmen dan Inovasi Digital

Thursday, 8 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta,Newsline.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang dalam menjalankan pembinaan berbasis asesmen risiko dan kebutuhan menarik perhatian dunia pendidikan. Pada Kamis (8/5), puluhan Taruna Program Studi Manajemen Pemasyarakatan dari Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) melaksanakan studi lapangan di Lapas Cipinang sebagai bagian dari mata kuliah Asesmen Risiko dan Kebutuhan (ARK).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada para taruna mengenai penerapan instrumen Risiko Residivis Indonesia (RRI) dan asesmen kebutuhan kriminogenik, yang menjadi landasan utama dalam merancang program pembinaan yang adil, adaptif, dan berdampak nyata.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa pendekatan berbasis asesmen bukan sekadar tren, melainkan komitmen reformasi pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan reintegrasi sosial.

“Pembinaan yang kami terapkan didasarkan pada data hasil asesmen risiko dan kebutuhan individual. Kami ingin setiap warga binaan mendapatkan perlakuan yang sesuai, bukan pembinaan yang bersifat seragam. Inilah cara kami menghadirkan keadilan dan efektivitas dalam proses pemasyarakatan,” tegas Wachid.

Selain memperkenalkan pendekatan asesmen, Lapas Cipinang juga memperlihatkan berbagai inovasi layanan digital, di antaranya LATUCIP GO, sebuah platform digital pelayanan publik yang menyederhanakan proses permohonan, pelaporan, dan layanan kunjungan bagi masyarakat.

Taruna juga diperkenalkan pada sistem SIPETA (Sistem Pengecekan Sterek Warga Binaan), yaitu teknologi pengecekan sterek (stabilitas dan rekam jejak) menggunakan QR Code yang terintegrasi dengan data pembinaan dan perilaku warga binaan. Inovasi ini memperkuat pengawasan sekaligus mendukung transparansi dalam proses pengambilan keputusan.

Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa asesmen risiko dan kebutuhan serta digitalisasi pembinaan saling melengkapi. “Setiap individu memiliki risiko dan kebutuhan berbeda. Asesmen menjadi peta jalan, sementara sistem seperti SIPETA membantu kami memantau progres dan respons mereka terhadap program. Ini kolaborasi antara pendekatan ilmiah dan teknologi,” jelasnya.

Selama kunjungan, para taruna mengikuti pemaparan teknis, diskusi interaktif, dan observasi langsung terhadap kegiatan pembinaan kepribadian dan kemandirian, termasuk pelatihan kerja dan layanan pembinaan keagamaan.

Salah satu taruni, Anindya Rahma, mengaku sangat terkesan dengan penerapan asesmen yang sistematis dan teknologi yang mendukungnya. “Kami belajar asesmen di kelas secara teori, tapi di sini kami melihat bagaimana data asesmen benar-benar digunakan untuk membentuk program pembinaan. Sistem SIPETA dan Latucip GO juga menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak ketinggalan zaman,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi strategis antara Lapas Cipinang dan dunia pendidikan, guna membentuk calon petugas pemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan siap menjawab tantangan reformasi pemasyarakatan masa kini.( Ragil).

Berita Terkait

Dirtek Informasi dan Kerjasama Pemasyarakatan Berikan Penguatan Jajaran di Rutan Pemalang
Akar Radikalisme dan Motif Tindak Pidana Terorisme Dibahas Dalam Rakornas BNPT Dihadiri Lapas Kendal
Santri Warga Binaan Rutan kelas 1 Jakpus Semarakan Hari Santri Nasional Dengan Nasyid dan Komedi Religi
Tegas! Dindikpora Pemalang Evaluasi Sistem Pengawasan Sekolah
Jajang Rahmat Solihin Deklarasikan Kesiapan Maju Ketum DPP PPN 2026-2031, “Bawa Kembali PPN Untuk Anggota”
Kasus MHA Guncang Nasional, Anggota DPR -RI Rizal Bawazier Turun Suara : Perlindungan Anak Jangan Main main
Bukan Sekedar Mengatur Lalulintas, Satlantas Polres Pemalang Tebar Kepedulian Lewat Bantuan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan
Rutan Pemalang Dapat Perhatian Pusat, Marsda ( Purn) Eding Sungkana Tinjau Layanan Fasilitas Hingga Program Pembinaan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 31 October 2026 - 12:00 WITA

Dirtek Informasi dan Kerjasama Pemasyarakatan Berikan Penguatan Jajaran di Rutan Pemalang

Tuesday, 27 October 2026 - 13:15 WITA

Akar Radikalisme dan Motif Tindak Pidana Terorisme Dibahas Dalam Rakornas BNPT Dihadiri Lapas Kendal

Thursday, 22 October 2026 - 13:57 WITA

Santri Warga Binaan Rutan kelas 1 Jakpus Semarakan Hari Santri Nasional Dengan Nasyid dan Komedi Religi

Thursday, 8 October 2026 - 20:49 WITA

Tegas! Dindikpora Pemalang Evaluasi Sistem Pengawasan Sekolah

Wednesday, 7 October 2026 - 10:49 WITA

Jajang Rahmat Solihin Deklarasikan Kesiapan Maju Ketum DPP PPN 2026-2031, “Bawa Kembali PPN Untuk Anggota”

Berita Terbaru