Lapas Cipinang Terapkan Pembinaan Berbasis Asesmen dan Inovasi Digital

Thursday, 8 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta,Newsline.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang dalam menjalankan pembinaan berbasis asesmen risiko dan kebutuhan menarik perhatian dunia pendidikan. Pada Kamis (8/5), puluhan Taruna Program Studi Manajemen Pemasyarakatan dari Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) melaksanakan studi lapangan di Lapas Cipinang sebagai bagian dari mata kuliah Asesmen Risiko dan Kebutuhan (ARK).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada para taruna mengenai penerapan instrumen Risiko Residivis Indonesia (RRI) dan asesmen kebutuhan kriminogenik, yang menjadi landasan utama dalam merancang program pembinaan yang adil, adaptif, dan berdampak nyata.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa pendekatan berbasis asesmen bukan sekadar tren, melainkan komitmen reformasi pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan reintegrasi sosial.

“Pembinaan yang kami terapkan didasarkan pada data hasil asesmen risiko dan kebutuhan individual. Kami ingin setiap warga binaan mendapatkan perlakuan yang sesuai, bukan pembinaan yang bersifat seragam. Inilah cara kami menghadirkan keadilan dan efektivitas dalam proses pemasyarakatan,” tegas Wachid.

Selain memperkenalkan pendekatan asesmen, Lapas Cipinang juga memperlihatkan berbagai inovasi layanan digital, di antaranya LATUCIP GO, sebuah platform digital pelayanan publik yang menyederhanakan proses permohonan, pelaporan, dan layanan kunjungan bagi masyarakat.

Taruna juga diperkenalkan pada sistem SIPETA (Sistem Pengecekan Sterek Warga Binaan), yaitu teknologi pengecekan sterek (stabilitas dan rekam jejak) menggunakan QR Code yang terintegrasi dengan data pembinaan dan perilaku warga binaan. Inovasi ini memperkuat pengawasan sekaligus mendukung transparansi dalam proses pengambilan keputusan.

Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa asesmen risiko dan kebutuhan serta digitalisasi pembinaan saling melengkapi. “Setiap individu memiliki risiko dan kebutuhan berbeda. Asesmen menjadi peta jalan, sementara sistem seperti SIPETA membantu kami memantau progres dan respons mereka terhadap program. Ini kolaborasi antara pendekatan ilmiah dan teknologi,” jelasnya.

Selama kunjungan, para taruna mengikuti pemaparan teknis, diskusi interaktif, dan observasi langsung terhadap kegiatan pembinaan kepribadian dan kemandirian, termasuk pelatihan kerja dan layanan pembinaan keagamaan.

Salah satu taruni, Anindya Rahma, mengaku sangat terkesan dengan penerapan asesmen yang sistematis dan teknologi yang mendukungnya. “Kami belajar asesmen di kelas secara teori, tapi di sini kami melihat bagaimana data asesmen benar-benar digunakan untuk membentuk program pembinaan. Sistem SIPETA dan Latucip GO juga menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak ketinggalan zaman,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi strategis antara Lapas Cipinang dan dunia pendidikan, guna membentuk calon petugas pemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan siap menjawab tantangan reformasi pemasyarakatan masa kini.( Ragil).

Berita Terkait

Pastikan Tidak Ada Kemacetan Dalam Perbaikan Jalan Pantura, Satlantas Polres Pemalang Lakukan Patroli Rutin
Berkah IdulFitri 223 Warga Binaan Lapas Kendal Terima Remisi
Bupati Pekalongan Fadia A.Rafiq Ikut Terkena OTT KPK
Kunker Komisi XIII DPR -RI di Semarang, Dihadiri Oleh Lapas Kendal
Wujudkan Zone Integritas,Lapas Kendal Berikan Sosialisasi Bagi CPNS dan Peserta Magang
Dukung UMKM dan Ketahanan Pangan,Lapas Kendal Bekali Warga Binaan Produksi Tempe
Lapas Kendal Kembangkan Inovasi Ember Tumpuk Sebagai Media Produksi Pupuk Organik Cair
Kerja Nyata Lapas Cipinang Perkuat Pembinaan Awal Melalui Admisi Orientasi Warga Binaan Baru
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 20:04 WITA

Pastikan Tidak Ada Kemacetan Dalam Perbaikan Jalan Pantura, Satlantas Polres Pemalang Lakukan Patroli Rutin

Saturday, 21 March 2026 - 14:56 WITA

Berkah IdulFitri 223 Warga Binaan Lapas Kendal Terima Remisi

Tuesday, 3 March 2026 - 19:57 WITA

Bupati Pekalongan Fadia A.Rafiq Ikut Terkena OTT KPK

Tuesday, 24 February 2026 - 14:24 WITA

Kunker Komisi XIII DPR -RI di Semarang, Dihadiri Oleh Lapas Kendal

Saturday, 14 February 2026 - 15:20 WITA

Wujudkan Zone Integritas,Lapas Kendal Berikan Sosialisasi Bagi CPNS dan Peserta Magang

Berita Terbaru