Pemalang,Newsline.id- Ratusan warga dari berbagai kota di Jawa Tengah seperti Purwokerto, Cilacap,Tegal, Pekalongan dan Pemalang gelar acara napak tilas untuk memperingati Hari Arbain yaitu 40 hari meninggalnya Imam Husein cucu Nabi Muhammad Saw.
Acara ini merupakan bentuk penghormatan kepada cucu Nabi Muhammad SAW yang syahid di Padang Karbala Ribuan tahun yang lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kordinator aksi Habib Muksin Alkaf menuturkan bahwa
Ahlul Bait Indonesia secara rutin menggelar acara napak tilas Arbain, guna mengenang perjuangan dan pengorbanan cucu Nabi dalam membela kebenaran dan menegakkan nilai-nilai Islam.
Kita setiap tahun mengadakan Longmarch atau Napak tilas perjalanan panjang Imam Husein jadi peserta ini ratusan jumlahnya , ada yang dari dari Wonosobo Banjarnegara PurbolinggoTegal dan Pekalongan bahkan ada yang dari majalengka Jawa Barat, juga Jakarta tutur Habib Muksin pada Jum’at sore ( 15/8 )
Ia menambahkan bahwa Napak tilas sebagai peringatan perjuangan Imam Husein
Supaya kami sebagai pengikut ahli bait setidaknya bisa sedikit merasakan apa yang di derita pendahulu Meraka berjalan dari najaf ke karbala sekitar 90 kilo, sedangkan kami hanya bisa 6 kilometer tutupnya.
Terpisah Muhammad Sofi peserta napak tilas dari kota Pekalongan mengatakan jika dirinya mengikuti acara ini untuk ikut merasakan perjuangan Imam Husein sekaligus menjelang HUT RI Ke -80 acara tersebut dilaksanakan untuk mengenang jasa para pahlawan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Saya sendiri peserta ikut Longmarch jalan kaki untuk mengenang zaidah Zainab dari karbala sampai ke Syam dengan terik panas dengan kaki di rantai juga mendekati 17 Agustus hari kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi spirit semangat untuk menghormati jasa para pahlawan kita ungkapnya
Aksi Napak tilas ratusan warga di Pemalang ini sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap perjuangan Imam Husein.
Diharapkan dapat memberikan pelajaran berharga bagi umat Islam tentang nilai-nilai kesabaran keikhlasan dan keberanian dalam membela kebenaran sebagaimana yang dicontohkan oleh Imam Husein. ( Ragil).









