“Ospek Calon Mantu” ala Soimah Memicu Pro-Kontra Publik

Saturday, 23 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

newsline.id — Soimah Pancawati, penyanyi sekaligus presenter kelahiran Pati, baru-baru ini menghebohkan publik setelah blak-blakan mengaku punya kebiasaan unik dalam menyambut pacar anaknya. Ia menyebut dirinya selalu melakukan semacam “ospek” calon menantu dengan cara memperlakukan mereka secara ketus, kasar, bahkan hingga membuat pacar anaknya menangis.

Dalam sebuah podcast bersama Raditya Dika, Soimah tanpa ragu mengatakan,

“Aku tuh selalu ospek pacar anakku. Tak maki, tak bentak, tak tunjukin sifat asliku. Kalau dia kuat, berarti bisa jadi mantu Soimah.”

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengakuan itu langsung viral di media sosial dan menimbulkan pro-kontra di kalangan warganet. Sebagian menilai sikap Soimah terlalu ekstrem hingga bisa berdampak buruk pada kesehatan mental calon menantu. Akun media sosialnya pun diserbu komentar pedas yang mempertanyakan pola pikir sang artis.

Namun, ada juga yang mendukung tindakan Soimah. Psikolog Lita Gading misalnya, membela langkah tersebut dengan menyebut bahwa orangtua wajar merasa waspada dan ingin menguji keseriusan pasangan anak. “Feeling” orangtua terhadap niat baik atau buruk calon pasangan sering kali menjadi pertimbangan penting dalam keluarga.

Jika ditarik ke konteks budaya, tradisi “menyeleksi calon menantu” sejatinya bukan hal baru di Indonesia. Di berbagai daerah, praktik serupa dikenal dengan beragam istilah: madik dan nindai (Palembang), mangaririt (Batak), hingga ngedelengin (Betawi). Kebiasaan ini merupakan cara alami keluarga untuk memastikan calon menantu benar-benar layak masuk dalam lingkaran keluarga besar.

Dengan begitu, metode Soimah bisa dibilang hanya versi unik dan modern dari tradisi lama tersebut. Meski memicu kontroversi, apa yang dilakukan Soimah mencerminkan kegelisahan alami seorang ibu: ingin memastikan anaknya mendapatkan pasangan terbaik. (*)

Berita Terkait

Pastikan Tidak Ada Kemacetan Dalam Perbaikan Jalan Pantura, Satlantas Polres Pemalang Lakukan Patroli Rutin
Berkah IdulFitri 223 Warga Binaan Lapas Kendal Terima Remisi
Bupati Pekalongan Fadia A.Rafiq Ikut Terkena OTT KPK
Kunker Komisi XIII DPR -RI di Semarang, Dihadiri Oleh Lapas Kendal
Wujudkan Zone Integritas,Lapas Kendal Berikan Sosialisasi Bagi CPNS dan Peserta Magang
Dukung UMKM dan Ketahanan Pangan,Lapas Kendal Bekali Warga Binaan Produksi Tempe
Lapas Kendal Kembangkan Inovasi Ember Tumpuk Sebagai Media Produksi Pupuk Organik Cair
Kerja Nyata Lapas Cipinang Perkuat Pembinaan Awal Melalui Admisi Orientasi Warga Binaan Baru
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 20:04 WITA

Pastikan Tidak Ada Kemacetan Dalam Perbaikan Jalan Pantura, Satlantas Polres Pemalang Lakukan Patroli Rutin

Saturday, 21 March 2026 - 14:56 WITA

Berkah IdulFitri 223 Warga Binaan Lapas Kendal Terima Remisi

Tuesday, 3 March 2026 - 19:57 WITA

Bupati Pekalongan Fadia A.Rafiq Ikut Terkena OTT KPK

Tuesday, 24 February 2026 - 14:24 WITA

Kunker Komisi XIII DPR -RI di Semarang, Dihadiri Oleh Lapas Kendal

Saturday, 14 February 2026 - 15:20 WITA

Wujudkan Zone Integritas,Lapas Kendal Berikan Sosialisasi Bagi CPNS dan Peserta Magang

Berita Terbaru