NEWSLINE.ID ,TEGAL – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau tahun 2026 Masehi di Kota Tegal, Jawa Tengah, berlangsung meriah. Ribuan orang dari berbagai daerah seperti Tegal, Brebes, Cirebon, Pemalang, Slawi, dan Pekalongan memenuhi acara tahunan ini. Bahkan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, berkesempatan mengikuti Pawai Gotong Toa Pe Kong yang diadakan di Kelenteng Tek Hay Kiong pada hari Selasa (3/3/2026).
Erwin (40 tahun), salah satu pengunjung pawai dari Pemalang yang selalu menghadiri setiap perayaan pawai, mengatakan bahwa budaya pawai yang telah berlangsung selama ratusan tahun ini selalu dipadati pengunjung dari berbagai daerah.
“Prosesi budaya ini telah berlangsung selama ratusan tahun, sejak tahun 1837, dan hari ini tradisi ini berlangsung meriah dengan pengunjung dari berbagai latar belakang, bukan hanya dari kalangan tertentu,” jelas Erwin pada sore hari Selasa (3/3).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prosesi budaya ini dimulai dari Kelenteng Tek Hay Kiong dan menuju Pelabuhan Pelindo di Kota Tegal untuk melakukan doa. Boneka tradisional Tionghoa Toa Pe Kong diarak menuju pelabuhan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi Tionghoa yang telah mendarah daging di Tegal.
“Setelah acara Tahun Baru Imlek di Kota Tegal, besok akan ada acara serupa di Slawi,” jelas Erwin.
Ia berharap Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini dapat membawa berkah, kebahagiaan, kesehatan, kesuksesan, dan kedamaian bagi kita semua.
Kelenteng Tek Hay Kiong tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol sejarah dan keberagaman Kota Tegal. Keberadaannya merupakan bagian dari warisan budaya yang memperkaya identitas kota sekaligus mencerminkan nilai-nilai toleransi dan persatuan. (Ragil).
Penulis : Ragil Surono
Sumber Berita: Perayaan Imlek Kota tegal









