Setelah 17 Hari Pencarian, Pendaki Asal Magelang Akhirnya Ditemukan Meninggal di Puncak Gunung Slamet

Wednesday, 14 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWSLINE.ID,PEMALANG– Setelah Pencarian Panjang selama 17, akhirnya Syafiq Ridhan Ali Razan ( 18 ) Pendaki Gunung asal Magelang ditemukan di Puncak Gunung Slamet, Kabar gembira sekaligus duka menyelimuti dunia pendakian hari ini. Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki asal Magelang yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet sejak akhir Desember lalu, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim relawan pada siang hari ini, Rabu (14/1).

Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) di lereng puncak sebelah selatan, di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden. Saat ini, jasad almarhum masih dalam proses evakuasi oleh para relawan.

​Informasi penemuan ini pertama kali mencuat melalui unggahan video dan postingan dari akun Dewi Betta Genetica serta Kabar Pemalang. Dalam unggahan tersebut, terlihat suasana haru dan syukur dari para relawan yang berada di lapangan. “Alhamdulillah, ya Allah. Alhamdulillah. Mantap,” seru salah satu personel dalam video saat mengonfirmasi lokasi penemuan.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan keterangan di kolom komentar Kabar Pemalang, Syafiq ditemukan di area atas (puncak) Gunung Slamet. Saat ini, tim relawan sedang melakukan persiapan intensif untuk proses evakuasi penurunan jenazah dari puncak menuju basecamp.

​Kondisi Survivor
​Meski ditemukan dengan status “Alhamdulillah” karena pencarian menemui titik terang, informasi yang beredar menyebutkan bahwa survivor ditemukan dalam kondisi Meninggal Dunia (MD).

Beberapa netizen dan akun informasi lokal seperti slametviabambangan juga mengonfirmasi hal senada, seraya memanjatkan doa bagi almarhum.
​”Iya kak di atas. Tim relawan sedang persiapan proses evakuasi. Kita tunggu rilis resminya,” tulis admin Kabar Pemalang dalam menanggapi pertanyaan warga net mengenai lokasi pasti penemuan.

​Dukungan dan Doa Mengalir
​Unggahan penemuan Syafiq langsung dibanjiri komentar dari masyarakat. Banyak yang merasa lega karena teka-teki hilangnya Syafiq selama belasan hari akhirnya terjawab, namun tak sedikit yang berduka mendalam. Doa-doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan terus mengalir di berbagai platform media sosial.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Basarnas maupun otoritas terkait masih menyiapkan rilis resmi mengenai kronologi penemuan dan detail proses evakuasi yang sedang berlangsung di medan yang cukup berat.

​kita tetap menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang (Basarnas/Polri) terkait detail informasi ini dan tetap menjaga privasi serta empati bagi keluarga korban .

Diberitakan sebelumnya, Syafiq Ali dinyatakan hilang pada Senin (29/1/2026).

Syafiq mendaki Gunung Slamet bersama temannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu (27/12/2025) malam lewat basecamp Dipajaya Pemalang.

Operasi pencarian pun dilakukan setelah mereka menemukan Haidar pada Senin (29/12/2025) di Pos 9.

Namun, operasi SAR ditutup pada Rabu (7/1/2026) setelah sepekan pencarian tak membuahkan hasil.

Kendati begitu, relawan melakukan pencarian secara mandiri via jalur Bambangan Purbalingga dan Baturraden Banyumas.

Koordinator Basecamp Bambangan, Syaiful Amri mengatakan, keputusan melakukan pencarian mandiri ini dilakukan atas dasar kemanusiaan.

Sebagai pengelola jalur pendakian dan warga yang hidup di kawasan kaki Gunung Slamet, dia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus berupaya mencari keberadaan Syafiq.

Menurut Syaiful, pencarian mandiri lewat jalur Bambangan telah dilakukan sejak 9 Januari 2026. ( Ragil).

Penulis : Ragil Surono

Sumber Berita: Kabar Pemalang

Berita Terkait

Dirtek Informasi dan Kerjasama Pemasyarakatan Berikan Penguatan Jajaran di Rutan Pemalang
Akar Radikalisme dan Motif Tindak Pidana Terorisme Dibahas Dalam Rakornas BNPT Dihadiri Lapas Kendal
Santri Warga Binaan Rutan kelas 1 Jakpus Semarakan Hari Santri Nasional Dengan Nasyid dan Komedi Religi
Tegas! Dindikpora Pemalang Evaluasi Sistem Pengawasan Sekolah
Jajang Rahmat Solihin Deklarasikan Kesiapan Maju Ketum DPP PPN 2026-2031, “Bawa Kembali PPN Untuk Anggota”
Kasus MHA Guncang Nasional, Anggota DPR -RI Rizal Bawazier Turun Suara : Perlindungan Anak Jangan Main main
Bukan Sekedar Mengatur Lalulintas, Satlantas Polres Pemalang Tebar Kepedulian Lewat Bantuan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan
Rutan Pemalang Dapat Perhatian Pusat, Marsda ( Purn) Eding Sungkana Tinjau Layanan Fasilitas Hingga Program Pembinaan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 31 October 2026 - 12:00 WITA

Dirtek Informasi dan Kerjasama Pemasyarakatan Berikan Penguatan Jajaran di Rutan Pemalang

Tuesday, 27 October 2026 - 13:15 WITA

Akar Radikalisme dan Motif Tindak Pidana Terorisme Dibahas Dalam Rakornas BNPT Dihadiri Lapas Kendal

Thursday, 22 October 2026 - 13:57 WITA

Santri Warga Binaan Rutan kelas 1 Jakpus Semarakan Hari Santri Nasional Dengan Nasyid dan Komedi Religi

Thursday, 8 October 2026 - 20:49 WITA

Tegas! Dindikpora Pemalang Evaluasi Sistem Pengawasan Sekolah

Wednesday, 7 October 2026 - 10:49 WITA

Jajang Rahmat Solihin Deklarasikan Kesiapan Maju Ketum DPP PPN 2026-2031, “Bawa Kembali PPN Untuk Anggota”

Berita Terbaru