Tegas! Dindikpora Pemalang Evaluasi Sistem Pengawasan Sekolah

Thursday, 8 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NEWSLINE.ID, PEMALANG – Upaya memperkuat perlindungan peserta didik di Kabupaten Pemalang terus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Pemalang menegaskan komitmennya melakukan evaluasi dan pembenahan sistem pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Aliansi Mahasiswa Kawal Bullying (AMKB) bersama Dindikpora Pemalang yang digelar di Ruang Badan Anggaran Lantai 3 DPRD Kabupaten Pemalang, Kamis (8/10)

Audiensi berlangsung pukul 14.40 hingga 16.15 WIB dan diikuti puluhan peserta dengan Fadil Nur Sidik sebagai koordinator.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi D DPRD Pemalang Sri Hartati, anggota Komisi D Hj. Zahidun Al Halim dan Muhammad Safi’i, Wakil Ketua DPRD Slamet Ramuji, Plt. Kepala Dindikpora Pemalang Ismun Hadiyo, serta Kepala Dinas Sosial KBPP Pemalang Mu’minun.

ADVERTISEMENT

banner BCChost

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, AMKB menyampaikan sejumlah masukan mengenai penguatan pencegahan dan penanganan bullying. Aspirasi tersebut mendapat respons dari pemerintah daerah dan menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat sistem perlindungan anak di sekolah.

Plt. Kepala Dindikpora Pemalang Ismun Hadiyo menegaskan, persoalan kekerasan terhadap anak merupakan perhatian bersama dan harus menjadi momentum untuk melakukan perbaikan.
Menurutnya, lingkungan pendidikan harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta didik. Karena itu, evaluasi terhadap mekanisme pencegahan, pengawasan maupun penanganan persoalan di sekolah menjadi bagian penting yang perlu terus diperkuat.

Dindikpora juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengetahui persoalan yang menimpa siswa SD Negeri 01 Kebondalem pada 30 September 2026. Sehari setelahnya, Plt. Bupati Pemalang bersama sejumlah organisasi perangkat daerah mendatangi rumah duka sebagai bentuk belasungkawa kepada keluarga almarhum MHA.

Ismun menegaskan, pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi persoalan tersebut. Berbagai langkah penanganan dan evaluasi internal telah dilakukan untuk mengetahui persoalan secara menyeluruh sekaligus memperbaiki sistem pengawasan di lingkungan pendidikan.
Kasus tersebut juga menjadi perhatian di tingkat nasional. Sejumlah lembaga, termasuk KPAI dan DPR RI, turut memantau proses penanganannya.

“Persoalan ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Yang terpenting adalah bagaimana ke depan sistem pencegahan dan pengawasan dapat diperkuat sehingga lingkungan sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman bagi anak,” ujar Ismun, pada Kamis ( 8/10 ).

Langkah Dindikpora tersebut mendapat dukungan dalam audiensi. Anggota Komisi D DPRD Pemalang Muhammad Safi’i menilai penguatan pengawasan terhadap anak di lingkungan pendidikan harus dilakukan secara bersama-sama.

Menurut Safi’i, setiap masukan yang disampaikan dalam audiensi harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki berbagai kelemahan yang masih ditemukan.

“Kelemahan-kelemahan yang ada harus kita benahi bersama. Pengawasan terhadap anak di lingkungan pendidikan juga perlu diperkuat agar potensi kekerasan dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Sosial KBPP Pemalang juga menyatakan komitmennya dalam memberikan pendampingan terhadap anak maupun keluarga yang terdampak. Pendampingan sosial, psikologis dan trauma healing menjadi bagian dari upaya pemulihan.
Audiensi tersebut kemudian menghasilkan nota kesepahaman yang memuat 11 poin komitmen bersama.

Di antaranya penguatan sistem perlindungan peserta didik, evaluasi pencegahan bullying dan kekerasan, peningkatan fungsi pengawasan Dindikpora, perbaikan mekanisme pelaporan serta pendampingan korban.

Selain itu, forum juga mendorong penguatan penerapan prinsip Sekolah Ramah Anak serta implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.
Dengan adanya komitmen bersama tersebut, langkah Dindikpora Pemalang dalam melakukan evaluasi dan pembenahan diharapkan semakin memperkuat terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Pemerintah daerah, DPRD, Dindikpora, Dinas Sosial, mahasiswa dan masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi. Tujuannya satu, memastikan setiap anak mendapatkan hak untuk belajar, tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut terhadap segala bentuk kekerasan maupun perundungan.( Ragil).

Penulis : Ragil Surono

Sumber Berita: Dindikpora Pemalang

Berita Terkait

Dirtek Informasi dan Kerjasama Pemasyarakatan Berikan Penguatan Jajaran di Rutan Pemalang
Akar Radikalisme dan Motif Tindak Pidana Terorisme Dibahas Dalam Rakornas BNPT Dihadiri Lapas Kendal
Santri Warga Binaan Rutan kelas 1 Jakpus Semarakan Hari Santri Nasional Dengan Nasyid dan Komedi Religi
Jajang Rahmat Solihin Deklarasikan Kesiapan Maju Ketum DPP PPN 2026-2031, “Bawa Kembali PPN Untuk Anggota”
Kasus MHA Guncang Nasional, Anggota DPR -RI Rizal Bawazier Turun Suara : Perlindungan Anak Jangan Main main
Bukan Sekedar Mengatur Lalulintas, Satlantas Polres Pemalang Tebar Kepedulian Lewat Bantuan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan
Rutan Pemalang Dapat Perhatian Pusat, Marsda ( Purn) Eding Sungkana Tinjau Layanan Fasilitas Hingga Program Pembinaan
Lanal Tegal Gelar Upacara Peringatan Hari Jadi Ke -81 TNI AL Tahun 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 31 October 2026 - 12:00 WITA

Dirtek Informasi dan Kerjasama Pemasyarakatan Berikan Penguatan Jajaran di Rutan Pemalang

Tuesday, 27 October 2026 - 13:15 WITA

Akar Radikalisme dan Motif Tindak Pidana Terorisme Dibahas Dalam Rakornas BNPT Dihadiri Lapas Kendal

Thursday, 22 October 2026 - 13:57 WITA

Santri Warga Binaan Rutan kelas 1 Jakpus Semarakan Hari Santri Nasional Dengan Nasyid dan Komedi Religi

Thursday, 8 October 2026 - 20:49 WITA

Tegas! Dindikpora Pemalang Evaluasi Sistem Pengawasan Sekolah

Wednesday, 7 October 2026 - 10:49 WITA

Jajang Rahmat Solihin Deklarasikan Kesiapan Maju Ketum DPP PPN 2026-2031, “Bawa Kembali PPN Untuk Anggota”

Berita Terbaru